Karakter dan Budaya Sekolah

Karakter dan Budaya Sekolah (School Character and Culture)

Sekolah Menengah Pertama Unggulan Aisyiyah memiliki keunikan yang lain dan jarang dimiliki oleh sekolah-sekolah lainnya. Keunikan tersebut telah menjadi komitmen, karakter, dan budaya sekolah sehingga tertanam kuat kedalam semua warga sekolah. Dilaksanakan dengan penuh konsistensi tinggi dalam suasana yang dinamis, dan terus berlangsung secara terus-menerus dengan tidak mengenal lelah.

Berbekal pada karakter dan budaya sekolah tersebut, menjadikan sekolah ini unggul dan favorit di masyarakat. Berdirinya SMP Unggulan Aisyiyah pada tahun pelajaran 2012/2013 mendapat kepercayaan dari masyarakat, mereka dengan mantap menyekolahkan putra-putrinya, walaupun harus mengikuti beberapa test yang diadakan oleh panitia PPDB. Banyak pertanyaan mengapa menyekolahkan di SMP Unggulan Aisyiyah Bantul dan mengapa begitu percaya keunggulan dari SMP Unggulan Aisyiyah. Padahal membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dari hasil temuan dan wawancara kepada para orang tua, juga para peserta didik, karena adanya komitmen organisasi Aisyiyah yang telah berhasil menyelenggarakan Sekolah Taman Kanak-kanak (TK ABA) Bustanul Atfal dan PAUD di Bantul, serta sudah berdirinya SD Unggulan Aisyiyah. Begitu mengikuti ujian akhir nasional dapat mendongkrak Sekolah Dasar lainnya, sehingga masyarakat lebih percaya kepada yayasan yang dikelola oleh aisyiyah.

SMP Unggulan Aisyiyah memiliki Visi dan Misi yang kuat dan jelas dengan indicator adanya sasaran, tujuan, program dan kegiatan yang nyata. Kami dari SMP Unggulan Aisyiyah merupakan program kelas berbasis Agama. Program ini dimaksud untuk yang mempunyai potensi dan bakat di bidang Agama Islam, tetapi juga mempunyai prestasi akademik yang cukup baik. Pelaksanaan program Agama Islam sesuai dengan apa yang ada dalam kaidah-kaidah sesuai dengan Al Qur’an dan As Sunnah. Dalam meberikan layanan tersebut tentu saja diperlukan penyaringan (seleksi) yang ketat agar akurasi dalam penempatan (placement) peserta didik dapat terjamin. Diantara karakter dan budaya di SMP Unggulan Aisyiyah Bantul sebagai berikut:

  1. Seragam Sekolah

Sejak senin – sabtu seluruh peserta didik wajib memakai seragam. Senin pakaian biru putih, selasa hijau muda/hijau tua, rabu setelan hijau, kamis biru muda/biru tua, jumat hisbul wathan, sabtu batik. Hal ini melatih tertib dan disiplin berpakaian menutup aurat.

  1. Budaya Salam

Setiap kali bertemu antara guru, karyawan, peserta didik, dan orangtua, mereka saling mengucapkan salam dan berjabat tangan. Ada salam yang khas yang dimiliki sekolah ini, yaitu apabila peserta didik mengucapkan “Assalamualaikum…”, maka dijawab dengan “Waalaikumsalam…”, kemudian peserta didik ditanya kembali dengan, “Bagaimana kabarnya kamu hari ini?”, maka dijawab kembali oleh peserta didik tersebut, “Alhamdulillah, saya sangat berbahagia hari ini”. Jawaban terahir ini yang menjadi khas salam sekolah ini.

  1. 5 (Lima) S

Merupakan karakter khas sekolah ini, yaitu S ke-1 = Senyum, S ke-2 = Salam, S ke-3 = Sapa, S ke-4 = Sabar, S ke-5 = Syukur. Diharapkan dengan 5 S tersebut akan tercipta suasana pembelajaran yang aman, nyaman, menyenangkan, menantang, dan bermutu.

  1. Kultum

Dilaksanakan setiap shalat dhuhur berjamaah dn dilakukan oleh setiap santriwan/santriwati yang telah terjadwal. Hal ini bertujuan untuk membina mental santriwan/santriwati agar berani dalam berbicara di depan umum.

  1. Upacara Bendera

Dilaksanakan setiap hari Senin pagi oleh sekolah dengan petugas yang dijadwalkan secara bergantian setiap pekannya dan bertindak sebagai Pembina upacara adalah wali kelas dan ustad-ustadzah

  1. Tadarus Al-Quran

Setiap Senin-Sabtu pagi selama 30 menit ( 06.55-07.25) sebelum pelajaran dimulai dan dipimpin oleh ustad/ustadzah yang mengajar jam pertama. Diharapkan dengan membaca ayat-ayat suci Al-Quran tersebut, seluruh jiwa, hati, pikiran, dan konsentrasi peserta didik dan ustad/ustadzah menjadi pembimbing dalam bingkai kesucian dan ridha Allah. Sehingga ilmu-ilmu yang dituntut menjadi mudah masuk ke dalam relung hati dan pikiran anak-anak, akhirnya mereka menjadi anak yang cerdas, shaleh, dan tercerahkan.

  1. Bimbingan Baca Tulis Al Quran

Diberikan khusus bagi peserta didik yang belum dan sudah mampu membaca Al Quran, dilakukan selama jam ektrakurikuler selama semester I dan II. Diharapkan hasilnya dapat memberantas buta aksara Al-Qur’an setelah mereka belajar selama 3 tahun di bangku SMP Unggulan Aisyiyah Bantul.

  1. Shlat Dhuha

Setiap hari pada jam istirahat pertama (09.30-10.00). Dilaksanakan di Mushola yang tenang dan bersih. Diharapkan dengan shalat dhuha tersebut, seluruh jiwa, hati, pikiran, dan konsentrasi peserta didik dan guru-guru menjadi terbimbing dalam bingkai kesucian dan mampu berkonsentrasi pada pelajaran berikutnya. Dan dengan harapan pula semoga mereka menjadi anak-anak yang cerdas, shaleh/shalehah, taat beragama, dan tercerahkan hidupnya serta kedua orang tua mereka dimudahkan dalam mencari rizqi yang halal Mubarak dan segala urusannya

  1. Shalat Berjamaah

Seluruh warga menegakkan shalat berjamaah pada waktu dzuhur dan ashar di Mushola yang tenang dan bersih di bawah bimbingan ustad/ustadzah mereka. Di akhir shalat mereka berdoa bersama untuk diri sendiri, kedua orang tuanya, dan keselematan duniawi dan ukhrawi, serta diisi kultum oleh siswa secara bergantian. Selama mereka berada di sekolah, kedua waktu shalat tersebut akan terjaga, tinggal tiga waktu shalat lainnya di rumah masing-masing.

  1. Lomba Kebersihan Kelas

Kegiatan kebersihan kelas dan sekitarnya yang dilombakan. Penilaiannya dilakukan oleh para Pembina siswa yang ditunjuk. Hasil penilaian tersebut diumumkan sebulan sekali dengan diberikan piala sekolah secara bergilir kepada kelas yang mendapat juara.

  1. Konsultasi Akademik

Dilakukan oleh para wali kelas kepada peserta didik yang menjadi perwaliannya, atau oleh para guru mata pelajaran kepada peserta didik binaannya. Selain itu juga dilakukan oleh para wali kelas kepada orangtua peserta didik, untu diinformasikan tentang kemajuan/kemunduran prestasi belajar anak-anaknya, kemudian dicarikan solusinya yang terbaik.

  1. Apresiasi Bagi Juara Kelas

Dalam hal ini pihak sekolah memberikan penghargaan kepada peserta didik yang menjadi juara pertama dengan dibebaskan uang sekolah satu bulan untuk memotivasi kepada yang bersangkutan dan peserta didik yang lainnya. Apresiasi ini diberikan setiap selesai semester.

  1. Kemah Lantik

Dilaksanakan pada semester ganjil setelah tiga cabang ekstrakurikuler (PBB, HW, dan PMR) melakukan beberapa kali latihan. Acara ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan dan apresiasi kepada para pesertanya. Kegiatan ini dilakukan diluar Sekolah.

  1. Tafakkur dan Tadabbur Alam

Kegiatan pembinaan dan tarbiyah kepribadian yang Islami, dilaksanakan oleh para anggota kerohanian Islam (Rohis). Para pesertannya dipanggil santriwan (Laki-laki) dan santriwati (Perempuan). Kegiatan ini biasa dilakukan jauh dari keramaian hiruk pikuk duniawi, yaitu di pedesaan, agar mereka dapat menyatu dengan alam dan dapat banyak mengambil pelajaran dari lingkungan tersebut. Dalam pelaksanaannya, Alhamdulillah, keterlibatan para Alumni Rohis yang sudah kuliah di perguruan tinggi UIN, UNY sangat membanggakan Sekolah.

  1. Sanlat Ramadhan dan Ifthar Jama’i

Biasanya dilakukan selama 3 hari di bulan Ramadhan dengan jadwal kegiatan yang dikemas menarik, dilakukan secara bergantian sesuai dengan jenjang kelas masing-masing. Tujuannya, agar terwujud ukhuwwah islamiyah, aqidah yang lurus, amal yang shaleh, emphati sosial yang tinggi, dan akhlaqul karimah para pesertanya. Biasanya kegiatan diakhiri dengan melakukan buka puasa bersama.

  1. Latihan Qurban Jama’I

Dilakukan setiap tanggal 13 Dzulhijjah setiap tahunnya. Yang menarik dari kegiatan ini, dua bulan sebelum hari H, peserta didik, guru, dan karyawan sudah menabung setiap hari hingga terkumpul dana yang cukup besar, yaitu sepadan dengan harga 4-5 ekor kambing. Setelah disembelih, daging-dagingnya didistribusikan oleh para guru, karyawan dan pengurus OSIS kepada para mustahiqnya di sekitar tempat tinggal mereka.

  1. Manasik Haji

Kegiatan ini diberikan khusus bagi kelas IX, yang menjadi salah satu persyaratan uji praktik ibadah syari’ah sebelum Ujian Nasional. Dilaksanakan setelah Hari Tasyiq, bersama MGMP PAI Kab. Bantul. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik ketika mereka hendak melakukan ibadah Umrah maupun Haji setelah mereka tamat.

  1. Aneka Ekstra Kurikuler

Kegiatan non akademik yang memberi wadah/ kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kreatifitasnya sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Terdapat sekitar 15 jenis ekskul yang dikembangkan di sekolah ini.

  1. Komite Sekolah dan Wakil Orang Tua Kelas

Organisasi para oerang tua peserta didik yang salah satu tugas utamanya mendukung dan menunjang kegiatan sekolah dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan. Komite Sekolah dan Wakil Orang Tua Kelas adalah partner sekolah dalam berbagai event dan kegiatan. Mereka bekerja dan membantu sekolah tanpa mengharapkan imbalan apapun, kecuali ridha Allah SWT, adanya pengajuan kelas.

  1. Subsidi Studi Lanjut Bagi Guru

Upaya yayasan dan komite sekolah dalam membantu para guru, khususnya dalam menyelesaikan pendidikannya ke jenjang S2.

  1. Networking Pendidikan

Jaringan kerjasama yang selama ini telah dijalin oleh sekolah ini baik dengan UAD maupun UMY di dalam teknik pendidikan dan pembelajaran.

  1. Falsafah Hidup dan Kata-kata Mutiara

Falsafah Hidup dan Kata-kata Mutiara yang dipasang pada tempat-tempat stategis di lingkungan sekolah, yang bertujuan agar dapat memotivasi dan memberikan teladan kepada seluruh warga sekolah dalam bekerja, belajar, dan beribadah. Seperti kalimat, “Lebih baik menunggu 30 menit dari pada terlambat 1 menit”, dan masih banyak yang lainnya.

  1. Konsultan Pendidikan dan Psikolog Sekolah

Adalah mitra sekolah dalam menjalankan aktivitasnya. Dengan bantuan konsultan pendidik dan psikolog tersebut, diharapkan sekolah mampu memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik, untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan yang peserta didik miliki.

  1. Latihan Dasar Kepemimpinan Islam bagi IPM

Kegiatan yang dilakukan untuk mendidik peserta didik menjadi calon pengurus IPM, dan untuk melatih mereka untuk menjalankan roda organisasi yang sesuai dengan aturan pemerintah dan yayasan.

  1. Budaya Disiplin

Dimana seluruh peserta didik dalam keberadaannya di sekolah mereka diatur sesuai dengan Tata Tertib Sekolah yang berlaku, dan sudah disosialisasikan dan disepakati bersama pada setiap awal tahun pelajaran. Tujuan akhir dari Tata Tertib tersebut agar semua warga sekolah merasa aman, nyaman, menyenangkan.

  1. Budaya Jujur, Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas, Berkualitas dan Tuntas.

Merupakan budaya yang melekat pada setiap guru, karyawan, dan peserta didik di sekolah ini. Peserta didik dilatih untuk menyelesaikan tugas-tugasnya (terutama dalam latihan-latihan, ulangan, dan ujian) dengan cepat, akurat, tepat waktu, dan hanya berharap mendapatkan pahala dan ridha dari Allah, bukan dari orang lain.

  1. Tim Peduli Lingkungan

Komunitas peserta didik yang menjadi front liner dalam hal 9 K di sekolah. Mereka dalam menjalankan aktivitasnya terjadwal rapi dengan dibimbing oleh seorang Pembina Siswa.

  1. Pelatihan Pembelajaran Bilingual (Dual Languages)

Adalah program pelatihan dan pendidikan bahasa inggris bagi guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Sains Terpadu, TIK, dan IPS Terpadu di sekolah selama 20 kali pertemuan, yang akan digunakan untuk melakukan proses pembelajaran bilingual di kelas dilaksanakan setiap Rabu sore.