April 15, 2024

SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul Juara Umum III Kejuaraan Tapak Suci Musaba Cup VII

Tim Tapak Suci SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul berhasil menjadi Juara Umum III pada Kejuaraan Tapak Suci Musaba Cup VII yang diselenggarakan Pimpinan Daerah 02 Tapak Suci Bantul bekerjasama dengan SMK Muhammadiyah 1 Bantul di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bantul, 1-3 Maret 2024 lalu. Atas prestasi tersebut, SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul berhak mendapatkan Trophy Juara Umum III dari Muhammad Afnan Hadikusumo, anggota DPD RI. Dari empat atlit yang diterjunkan, SMP Unggulan ‘Aisyiyah bantul berhasil meraih dua emas dan 1 perak.

Keempat atlit yang diturunkan oleh SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul tersebut turun di beberapa kelas yang diperlombakan. Antonio Ardel Levano turun di kelas F putera, Khansa Tabita Sakhi Latifa Putri Adila turun di kelas D puteri, Lintang Kinanti turun di kelas A puteri dan Abshareena Safarah Haniafi turun di kelas C Puteri.

Dua medali emas berhasil ditorehkan oleh Antonio Ardel Levano dan Khansa Tabita Sakhi Latifa Puteri Adila. Keduanya berhasil mengalahkan para pesaingnya dari berbagai sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kejuaraan ini, Khansa Tabita juga berhasil mendapatkan predikat sebagai pesilat terbaik puteri dan berhak mendapatkan Trophy dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul. Musaba Cup ini sendiri merupakan kejuaraan Tapak Suci se-DIY yang diselenggarakan rutin setiap tahun.

Seneng banget bisa dapat predikat pesilat terbaik. Gak nyangka bisa mendapatkan predikat ini, soalnya aku merasa permainanku masih biasa aja. Aku ngiranya yang bakal dapet predikat ini adalah pesilat di kelas atasku”, ungkap pesilat belia yang akrab disapa Tabita ini.

Sementara itu, Lintang Kinanti berhasil mendapatkan medali perak setelah tidak mampu mengalahkan lawannya di final. Meskipun demikian, prestasi ini merupakan pencapaian tebaiknya selama mengikuti kejuaran Tapak Suci. Beberapa waktu yang lalu, bersama dua rekannya Lintang Kinanti juga berhasil menyabet gelar Juara III pada kompetisi OlympicAD tingkat Kabupaten Bantul. Di sisi lain, Abshareena Safarah belum berhasil mendapatkan medali pada kompetisi ini. Meski belum mendapat medali, Farah mengaku senang karena mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam kejuaraan yang baru pertama diikutinya ini. Dyah Nurmei Chairunnisa, guru olahraga sekaligus pelatih Tapak Suci SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul mengaku sangat senang dan bangga atas prestasi yang diraih anak asuhnya. Dyah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi santriwan-santriwati SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul lainnya. (SB)