Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan, ASPD SMP UA Bantul Berjalan Lancar

Pada hari Senin 5 April 2021 sampai Kamis 8 April 2021 SMP Unggulan Aisyiyah Bantul melaksanakan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY tahun 2021. Kegiatan ini diperuntukkan kepada siswa kelas IX yang rencananya sebagai salah satu indikator yang digunakan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA.

Pelaksanaan ASPD ini masih dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sehingga SMP Unggulan Aisyiyah Bantul melaksanakan dengan tetap melakukan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Bagi siswa yang dalam kondisi tidak sehat pun diharapkan untuk tidak mengikuti ASPD Utama, tetapi Alhamdulillah dalam 4 hari pelaksanaan ASPD Utama, 48 siswa SMP Unggulan Aisyiyah Bantul dalam kondisi sehat. Karena terdapat 48 siswa kelas IX, SMP Unggulan Aisyiyah Bantul melaksanakan ASPD dengan 2 sesi dengan persesi sebanyak 24 siswa. Hal ini dilakukan dalam rangka mengurangi banyaknya kerumunan yang terjadi di sekolah.

Saat datang ke area sekolah siswa dipastikan selalu memakai masker dilanjutkan dengan cuci tangan dengan sabun, kemudian masuk ke bilik disinfektan dan pengecekan suhu tubuh. Sambil menunggu saatnya masuk ke ruang ujian, siswa menuju ruang transit yang sudah disiapkan dengan tetap jaga jarak dan tidak berkerumun yaitu dalam 1 ruangan hanya digunakan maksimal 12 siswa.

Gambar 1. Siswa selalu cuci tangan menggunakan sabun

Gambar 2. Siswa melewati bilik disinfektan

Gambar 3.Pengecekan suhu tubuh

Gambar 4. Menunggu waktu ujian di ruang transit

Siswa mengikuti ujian ASPD dengan tertib dan tenang. Mereka masuk ruang ujian 15 menit sebelum ASPD dimulai, yaitu pukul 7.15 untuk sesi 1 dan pukul 10.45 untuk sesi 2. Saat memasuki ruangan, akan dibagikan kartu untuk login ujian ASPD dan disambut oleh Fasilitator dan Proktor yang sudah siap di dalam ruangan. ASPD berlangsung selama 100 menit dan setiap siswa meninggalkan ruang ujian setelah semua siswa selesai mengerjakan. Setelah selesai ujian, siswa langsung diminta untuk kembali ke rumah masing-masing tanpa mampir ke tempat lain. Hal ini dilakukan dalam rangka mengurangi mobilitas siswa sehingga tetap sesuai dengan protokol kesehatan.

Gambar 5. Persiapan masuk ruang ujian ASPD

Gambar 6. Ruang ujian dengan tepat menjaga jarak antarpeserta

SMP Unggulan Aisyiyah Bantul juga tetap melaksanakan aturan yang berlaku. Sebelum hari pertama pelaksanaan ASPD terdapat 3 siswa yang berasal dari luar daerah yaitu Riau, Bali, dan Semarang, maka ketiga siswa tersebut harus menunjukkan hasil Rapid Antigen negatif untuk bisa ikut melaksanakan ASPD bersama dengan teman lainnya. Alhamdulillah hasil rapid antigen ketiga anak tersebut negatif, sehingga bisa mengikuti ASPD Utama. Tak lupa, di sela-sela sesi ujian, selalu dilakukan sterilisasi tempat-tempat yang digunakan, baik yang di dalam ruangan menggunakan ozoniser dan yang di luar ruangan dengan menyemprotkan disinfektan.

Gambar 7. Penyemprotan disinfektaktan saat pergantian sesi dan setelah digunakan

Gambar 8. Ozoniser ruangan saat pergantian sesi dan setelah digunakan

Selain melaksanakan ASPD untuk siswa SMP Unggulan Aisyiyah Bantul, kita juga diminta untuk membantu pelaksanaan ASPD untuk Paket B pada sesi 3, yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Sekar Melati (BSM) dan PKBM Pelangi Indonesia Homeschooling. Terdapat 19 siswa PKBM BSM dan 1 siswa PKBM Pelangi Indonesia Homeschooling yang terdaftar sebagai peserta. Pada pelaksanaan sesi 3 tetap menyesuaikan pelaksanaan ASPD pada sesi sebelumnya dengan tetap melakukan protokol kesehatan. (Syah)